Bahkan, kami memasang target lebih dari 100 judul per tahun, termasuk Disney Animation, Disney Live Action, Marvel, Star Wars, dan National Geographic, kata CEO The Walt Disney Company, Bob Chapek, dalam keterangan resminya. .
Kesuksesan layanan streaming Disney ini telah menarik perhatian semua orang di industri streaming.
Co-CEO Netflix Reed Hastings tidak pernah mengira Disney akan memiliki lebih dari 60 juta pelanggan Disney Plus di tahun pertamanya. Terlebih lagi, kini Disney Plus telah melampaui 100 juta pelanggan dalam 16 bulan.
Harap dicatat, eksekutif Disney pada awalnya menargetkan Disney Plus untuk mengantongi antara 60-90 juta pelanggan pada tahun 2024.
Disney Menargetkan 300 Juta Pelanggan pada 2024
Karena pencapaian 100 juta pelanggan tersebut, kini perusahaan memiliki target baru yaitu antara 300-350 juta pelanggan di seluruh platform streaming (Disney Plus, Hulu, ESPN Plus, Star Plus, dan HotStar) pada tahun 2024.
Untuk mengembangkan basis pelanggan Disney Plus, CEO Chapek menekankan bahwa bisnis konsumen langsung ke Disney sekarang menjadi prioritas utama perusahaan. "Saluran konten kami yang kuat akan terus mendorong pertumbuhannya," katanya.
Untuk Disney, mereka sekarang memiliki beberapa seri dari setiap waralaba merek utama yang sedang dikembangkan. Selain itu, akan ada banyak film mid-range (bukan Star Wars, Marvel, atau Frozen) yang akan bermigrasi ke Disney Plus.
Lantas bagaimana dengan besaran pendapatan Disney Plus? Pada Desember 2020, Direktur Keuangan Disney Christine McCarthy mengumumkan bahwa 30 persen basis pelanggan Disney Plus berasal dari Disney Plus HotStar dengan pendapatan rata-rata per pelanggan yang lebih rendah daripada Disney Plus.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online


0 Komentar