Jumlah SDM Perempuan di Dunia Teknologijauh tertinggal dari Pria

 Pandemi COVID-19 yang melanda dunia dan proses adopsi teknologi yang berkelanjutan oleh perusahaan telah mempercepat hadirnya lapangan kerja di masa depan. Dalam The Future of Jobs Report 2020, World Economic Forum (WEF) memperkirakan bahwa 85 juta pekerjaan akan digantikan oleh teknologi otomasi pada tahun 2025.


Situasi ini juga membuka peluang hadirnya 97 juta peran baru yang mencakup sejumlah work cluster, seperti cloud computing, data & artificial intelligence (AI), engineering, hingga product development.


Pengaruh perempuan akan lebih dalam, mengingat proporsi mereka saat ini di cluster masih lebih rendah dibandingkan laki-laki, yakni 12 persen untuk cloud computing, 15 persen untuk engineering, 26 persen untuk data & AI, dan 35 persen untuk product development.


Bagi Indonesia, saat ini sedang menghadapi kondisi ketenagakerjaan yang cukup sulit akibat tekanan pandemi COVID-19 terhadap perekonomian. Pada Agustus 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 9,77 juta orang, meningkat 37,61 persen dari tahun sebelumnya.


Angka pengangguran ini masih didominasi lulusan SMK selama tiga tahun terakhir dengan angka pengangguran terbuka 13,55 persen. Meski sempat mengalami penurunan pada tahun 2019, angka tersebut kembali meningkat dengan persentase terbesar dibandingkan angkatan kerja lulusan lainnya.


Sejak peluncuran inisiatif WiSTEM2D (Women in Science, Technology, Engineering, Math, Manufacturing, and Design) global pada tahun 2015, Johnson & Johnson telah berupaya untuk menumbuhkan minat pada STEM2D (sains, teknologi, teknik, matematika, manufaktur, dan desain). ) dan membekali wanita dengan soft skill dasar sejak usia dini untuk memasuki pasar kerja.


Sumber daya ini dimaksudkan untuk mendorong dan melibatkan anak perempuan, keluarga mereka, guru dan pendukungnya di berbagai belahan dunia, kata Country Leader Komunikasi dan Urusan Publik, PT Johnson & Johnson Indonesia, Devy Yheanne, Selasa 9 Maret 2021. .


Melalui program WiSTEM2D, ia mengaku berkomitmen untuk memberdayakan perempuan muda di enam bidang tersebut agar dapat meningkatkan keterwakilan perempuan di bidang iptek dan memiliki kesempatan tak terbatas untuk terlibat dalam mewujudkan perubahan positif di masyarakat.

Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online

Posting Komentar

0 Komentar