Timo werner yang merasa bersalah terhadap pelatih lamanya Frank Lampard. Sumber foto: talksport.com
Striker Chelsea mahal asal Jerman Timo Werner merasa bersalah dengan nasib Frank Lampard. Werner berandai-andai jika Lampard mungkin tak dipecat jika dirinya lebih subur dalam hal mencetak gol.
Werner yang menjadi salah satu pemain rekrutan baru si Biru di musim panas. Penyerang asal Jerman itu direkrut dengan tebusan yang fantastis sekitar 47,5 juta paun dari RB Leipzig.
Pada bulan Oktober, Timo Werner juga sukses membuka rekening golnya dengan dua kali menjebol gawang Southampton dalam ketika mengalami hasil seri 3-3. Tapi sejumlah laga lantas ia lewati dengan ketidakmampuan memaksimalkan beberapa peluang.
Hal itu bahkan membuat Timo Werner juga sempat melewati periode 14 laga tanpa mencetak gol sebelum akhirnya menyudahi masa paceklik itu dengan gol ke gawang Newcastle.
Dalam sebuah wawancara dengan Patrick Davison-nya Sky Sports, yang dilakukan jelang laga Chelsea melawan Manchester United, Timo Werner pun mengaku dirinya ikut merasa bersalah dengan apa yang menimpa nasib Lampard yang dipecat pada 25 Januari lalu.
Periode di mana aku tidak bisa membuat gol adalah hal terburuk dalam karir karena aku tidak pernah melewatkan peluang matang sebanyak itu selama ini," kata Werner seperti dilansir SportBible.
"Aku tidak pernah selama itu tanpa mencetak gol, jadi aku amat gembira itu sudah berakhir dua laga lalu. Sungguh masa-masa sulit tanpa perasaan (bisa bikin gol semacam itu). Ketika Anda datang ke sini (Chelsea) untuk bermain sebagai striker dan sosok yang mencetak gol-gol, tentu saja aku merasa sedikit bersalah jika sudah membuang sedemikian banyak peluang.
(Merasa bersalah) ke klub, ke manajer lama, tapi juga tentunya ke diriku sendiri karena aku ingin selalu bisa mencetak gol dan sebanyak yang aku bisa."
Tentu saja andaikata aku bisa mencetak empat atau lima gol lebih banyak, mungkin manajer yang lama (Frank Lampard) masih di sini karena mungkin kami bisa memenangi dua atau tiga laga lebih banyak dari hasil yang sekarang, tapi Anda tak bisa berlama-lama memikirkan masa lalu yang mengingat ada kelewat banyak laga yang sudah menanti.
Begitulah masa lalu dan tentu saja aku merasa sedikit bersalah atas apa yang aku lakukan selama ini untuk klub, tapi dalam sepakbola Anda harus terus maju dan kini kami punya banyak laga besar dalam beberapa pekan ke depan dan Anda harus terus melihat ke depan, terutama ketika ada manajer baru."
"Ini adalah sebuah awal baru buat semua pihak, juga buat diriku karena aku sudah banyak melewatkan moment dan menyiakan banyak peluang dan poin, mungkin kini aku bisa memiliki awalan baru dan semoga saat ini bisa berjalan dengan baik," tutur Timo Werner.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online


0 Komentar