Sumber : Insider
GILA KIU - Sosok yang mengklaim sebagai anggota kelompok hacker Anonymous mengancam Elon Musk melalui sebuah video yang diunggah di YouTube. Musk dikecam karena cuitannya di Twitter yang membuat harga Bitcoin tidak stabil.
Video tersebut diunggah dalam kanal YouTube Anonymous sehari setelah Musk mengirimkan cuitan di Twitter dengan tagar Bitcoin diikuti dengan emoji patah hati. Banyak yang mengira cuitan ini menandakan Musk telah putus hubungan dengan mata uang kripto tersebut.
Dalam video berdurasi tiga menit itu, Elon Musk disebut telah menghancurkan hidup dan mimpi banyak orang dengan cuitannya. CEO SpaceX dan Tesla ini juga dituduh tidak mengerti kesulitan yang dialami oleh banyak orang.
"Jutaan investor ritel sangat bergantung pada kentungan kripto mereka untuk meningkatkan taraf hidupnya," kata Anonymous, seperti dikutip dari News.com Australia, Senin 7 Juni 2021.
"Tentu saja mereka mengambil risiko sendiri ketika berinvestasi, dan semua orang tahu untuk bersiap menghadapi volatilitas kripto, tapi cuitan Anda minggu ini menunjukkan ketidakpedulian terhadap para pekerja," lanjutnya.
Selain mengkritik cuitan yang dikirim Elon Musk, Anonymous juga mengecam kebijakan Tesla yang awalnya sempat menerima Bitcoin sebagai bentuk pembayaran sebelum menarik kembali kebijakan itu karena masalah lingkungan. Menurut Anonymous, Elon Musk sudah mengerti dampak Bitcoin terhadap lingkungan sebelum menerapkan kebijakan tersebut.
Anonymous menuduh Tesla menarik kebijakan tersebut karena faktor keuntungan, bukan karena ingin memajukan mata uang kripto. Karenanya, sebagian besar pendapatan Tesla datang dari kredit 'pajak hijau' dari pemerintah di negara tempatnya beroperasi.
Anonymous menuding Tesla menghentikan program pembelian mobil menggunakan Bitcoin supaya tetap bisa mendapatkan kredit pajak tersebut dari pemerintah.
Citra Musk di media sosial juga ikut dikritik. Anonymous mengatakan perilaku Musk yang sebenarnya akan terekspos dan orang-orang akan mulai melihatnya sebagai orang kaya yang narsis dan haus atas perhatian.
Mereka juga menuduh mimpi-mimpi ambisius Musk, seperti membangun kehidupan di Mars, sebagai bentuk 'superiority complex' dan bukan karena keinginan yang tulus untuk menyelamatkan umat manusia.
"Ada banyak perusahaan lain yang mengembangkan eksplorasi luar angkasa dan kendaraan listrik, Anda satu-satunya CEO yang memiliki pengikut berkat sh*posting dan trolling di media sosial," ungkap Anonymous.
"Anda boleh saja berpikir sebagai orang terpintar di sini, tapi kini Anda sudah menemukan lawan yang sepadan. Kami Anonymous! Kami adalah legiun, tunggu kami!" sambungnya.
Sebagai orang yang aktif di media sosial Twitter, Musk belum merespons tuduhan yang dilontarkan oleh Anonymous dalam video tersebut. Saat ini video tersebut sudah ditonton sebanyak hampir dua juta kali.
Cuitan terakhir Musk di akun Twitter miliknya juga cukup ambigu. "Jangan bunuh yang kamu benci, selamatkan yang kamu cintai," cuit Musk



0 Komentar