Ilustrasi, sumber foto: EPA-EFE / ANGELO CARCONI
Gila Kiu - Pemerintah Italia menghapus kewajiban penggunaan masker di ruang publik mulai Senin (28/6/2021). Otoritas kesehatan menilai 20 wilayah Italia sebagai zona berisiko rendah.
Dilansir dari News 24, keputusan tersebut merupakan pencapaian luar biasa bagi Italia, mengingat negara tersebut sempat menjadi salah satu hotspot COVID-19 di Eropa pada awal pandemi.
Dengan kata lain, orang diizinkan keluar tanpa masker. Kabar yang disambut pro dan kontra itu muncul saat Italia menghadapi gelombang panas, dengan suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.
“Ini agak melegakan di saat yang panas,” kata warga Roma Salvatore Casuccio.
Masih banyak orang yang khawatir terkena virus
Meski begitu, masih banyak orang di luar yang memakai masker karena kebiasaannya. Tak sedikit masyarakat yang masih khawatir terpapar virus corona.
Giulia dan ibunya, warga Roma lainnya, memilih memakai masker. "Kami masih prihatin dengan situasi ini. Ini (pandemi) belum berakhir," katanya.
Masyarakat diminta waspada karena varian delta
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Italia mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati, mengingat pandemi COVID-19 di sejumlah negara semakin parah akibat mutasi virus varian delta.
"Masih perlu kehati-hatian, apalagi ada varian baru. Pertarungan belum dimenangkan," tulis Menteri Kesehatan Roberto Speranza saat menandatangani peraturan penghapusan penggunaan masker.
Buah manis dari kebijakan penanganan pandemi yang apik
Dilansir dari Worldometer, Italia mencatat 4,2 juta kasus positif, dengan 127.000 kematian. Grafik penambahan kasus harian terus menurun sejak Maret 2021, salah satu yang terendah tercatat pada 21 Juni 2021 dengan penambahan 494 kasus baru.
Pemerintah Italia telah menempuh berbagai cara untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, mulai dari karantina wilayah atau lockdown saat kasus melonjak hingga penutupan perbatasan hingga turis asing dari berbagai negara.
Puncak pandemi di Italia terjadi pada November 2020, setelah mencatat penambahan harian 41.000 kasus. Kasus kematian harian tertinggi terjadi pada 3 Desember 2020 dengan 992 kematian. Sejauh ini, tercatat sepertiga penduduk Italia di atas 12 tahun atau sebanyak 17,8 juta orang telah divaksinasi lengkap.


0 Komentar